Minggu, 17 Juli 2022

PROFESI DAN SPESIALISASI AKUNTANSI


JENIS-JENIS PROFESI DAN BIDANG SPESIALISASI AKUNTANSI
BAB 2
A.   PROFESI AKUNTANSI
Profesi dapat diartikan sebagai pekerjaan yang didasari oleh keahlian dan tanggung jawab. Keahlian adalah kemampuan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut karena yang bersangkutan telah benar-benar memahami mengenai teknis pelaksanaan pekerjaan. Adapun tanggung jawab berarti bekerja sepenuh hati dan berani menanggung segala risiko yang ditimbulkan akibat dari pekerjaan.
B.    JABATAN DALAM BIDANG AKUNTANSI
Jenjang jabatan di bidang akuntansi yang ada pada suatu perusahaan secara umum, yaitu:
1.    Manajer Akuntansi, yaitu kepala departemen atau kepala bagian akuntansi yang mempunyai tugas menyediakan laporan keuangan, merencanakan dan menganalisa pembelanjaan perusahaan, mengatur struktur aktiva, struktur financial, dan modal.
2.    Asisten manajemen keuangan, tugasnya membantu manajer keuangan
3.    Penata buku (bookkeper), tugasnya sebagai pelaksana pembukuan.
C.    PROFESI DALAM BIDANG AKUNTANSI
Akuntan adalah sebutan dan gelar profesional yang diberikan kepada seorang sarjana yang telah menempuh pendidikan di fakultas ekonomi jurusan akuntansi pada suatu universitas atau perguruan tinggi dan juga telah lulus dari Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk).
Dalam arti sempit, profesi akuntan adalah lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh akuntan sebagai akuntan publik yang lazimnya terdiri dari pekerjaan audit, akuntansi, pajak, dan konsultan manajemen.
Adapun tujuan profesi akuntansi adalah memenuhi tanggung jawabnya dengan standar profesionalisme tertinggi, mencapai tingkat kinerja tertinggi, dengan orientasi kepada kepentingan publik.
Ketentuan mengenai praktik akuntan di Indonesia telah diatur dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1954 yang mensyaratkan bahwa gelar akuntan hanya dapat dipakai oleh mereka yang mempunyai ijazah akuntan.
Dipandang dari sudut pekerjaannya, akuntan dapat dibedakan menjadi:
1.   Akuntan intern, adalah akuntan yang bekerja di suatu perusahaan dan bertanggung jawab terhadap masalah akuntansi di perusahaan.
Tugas akuntan publik yaitu:
a.    Menyusun sistem akuntansi
b.    Menyusun laporan keuangan
c.     Menyusun anggaran
d.    Melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan sistem akuntansi dan anggaran.
e.    Menyelesaikan masalah perpajakan.                                   
2.   Akuntan publik, adalah akuntan yang menyediakan jasa-jasa untuk kepentingan perusahaan yang membutuhkan dengan menerima pembayaran sebagai imbalan jasa. Jasa yang diberikan akuntan publik adalah:
a.    Jasa periksaan kewajaran laporan keuangan
b.    Jasa penyusunan sistem akuntansi
c.     Jasa perpajakan
d.    Jasa penyusunan laporan keuangan dalam rangka pengajuan kredit
e.    Jasa konsultasi manajemen perusahaan          
3.   Akuntan pemerintah, adalah akuntan yang bekerja di lembaga-lembaga pemerintah dan bertugas mengendalikan dan memeriksa penggunaan keuangan dan kekayaan negara, tugasnya yaitu:
a.    Menyusun rencana pendapatan dan belanja negara.   
b.    Mengadakan pemeriksaan intern pada perusahaan negara
c.     Mengadakan pemeriksaan keuangan pada lembaga-lembaga pemerintah                                     
4.   Akuntan pendidik, adalah akuntan yang memiliki tugas utama mengajarkan dan mengembangkan akuntansi, tugasnya yaitu:
a.    Menyusun kurikulum pendidikan akuntansi
b.    Mengajarkan akuntansi pada semua jenjang pendidikan
c.     Melakukan penelitian untuk mengembangkan bidang ilmu akuntansi sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yanng terjadi.
D.   BIDANG SPESIALISASI AKUNTANSI, antara lain akuntansi pemerintahan, perpajakan, anggaran, keuangan, biaya, manajemen, pendidikan, auditing, dan sistem akuntansi
1.    Akuntansi pemerintahan (government accounting) adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri dalam menyajikan laporan keuangan dari transaksi-transaksi yang diakukan oleh pemerintah.
2.    Akuntansi perpajakan (tax Accounting) adalah bidang akuntansi yang bertugas menyiapkan data yang digunakan untuk perhitungan pajak.
3.    Akuntansi penganggaran (budgetting) adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan anggaran perusahaan dan kemudian membandingkannya dengan realisasinya agar dapat dijasikan sebagai bahan evaluasi.
4.    Akuntansi Keuangan (financial accounting) adalah bidang spesialisasi yang mengkhususkan diri dalam proses pencatatan transaksi hingga penyajian dalam bentuk laporan keuangan.
5.    Akuntansi biaya (cost accounting) adalah bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan, penetapan, dan pengendalian biaya produksi.
6.    Akuntansi Manajemen (management accounting) adalah bidang akuntansi yang melakukan pengembangan dan penafsiran data-data akuntansi, baik data masa lalu maupun daa tafsiran untuk membantu manajemen dalam mengoperasikan perusahaan.
7.    Akuntansi pendidikan (education accounting) adalah bidang akuntansi yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan akuntansi dalam rangka menyebarkan ilmu akuntansi.
8.    Akuntansi pemeriksaan (auditing) adalah bidang akuntansi yang mengkhususkan diri pada pemeriksaan catana-catatan akuntansi secara bebas (independent)
9.    Sistem akuntansi adalah bidang akuntansi yang melakukan perencanaan prosedur pencatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan data keuangan
10. Akuntansi kemasyarakatan
E.    ETIKA PROFESI AKUNTANSI
Etika profesi akuntansi adalah suatu ilmu yang membahas perilaku perbuatan baik dan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia terhadap pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus sebagai akuntan.
Kode etik akuntan merupakan norma dan perilaku yang mengatur hubungan antara auditor dan para klien, antara auditor dengan rekan sejawatnya, dan antara profesi dengan masyarakat.
F.    PRINSIP ETIKA PROFESI AKUNTANSI
Prinsip etika yang tercantum dalam kode etik akuntan Indonesia adalah sebagai berikut
1.    Tanggungjawab profesi
2.    Kepentingan publik
3.    Integritas
4.    Objektifitas
5.    Kompetensi dan kehati-hatian profesional
6.    Kerahasiaan
7.    Perilaku Profesional
8.    Standar Teknis

1 komentar:

Memproses Buku Besar

 Buku besar atau ledger merupakan tahapan kegiatan setelah membuat buku jurnal.  Proses membidahbukukan dari jurnal ke buku besar disebut po...