Minggu, 17 Juli 2022

PENYAKIT AKIBAT KERJA


Pada simposium internasional mengenai penyakit hubungan kerja yang diselenggarakan oleh ILO (International Labour Organization) di Linz Austria, dihasilkan definisi menyangkut Penyakit Akibat Kerja sebagai berikut”
1.       Penyakit akibat kerja (occupational diseases) adalah penyakit akibat kerja dan lingkungan kerja.
2.       Penyakit akibat hubungan kerja (work related diseases) adalah penyakit terkait kerja, yaitu penyakit yang dicetuskan, dipermudah dan diperberat oleh pekerjaan
3.       Penyakit yang mengenai populasi kerja (diseases of fecting working populations) adalah penyakit yang terjadi pada populasi pekerjaa tanpa adanya agen penyebab di tempat kerja, namun dapat diperberat oleh kondisi pekerjaan yang buruk bagi kesehatan.
Faktor Penyebab penyakit akibat kerja:
1.     Faktor Fisik, misalnya suara bising mengakibatkan ketulian, temperatur suhu yang terlalu rendah mengakibatkan hipotermia, sonar infra red mengakibatkan katarak, dll
2.     Faktor kimia, misalnya keracunan akut dalam jangka pendek bisa keracunan karbon dioksida (CO2), keracunan kronis dalam jumlah sedikit untuk jangka panjang berupa keracunan bezene, uap Pb yang dapat berakibat leukimia, keracunan zat karsinogen dapat menyebabkan kanker.
3.     Faktor biologi, misalnya penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, cacing, jamur, dll.
4.     Faktor Fisiologi (ergonomi), akibat posis kerja atau cara kerja yang salah seperti bekerja terlalu membungkuk akan mengakibatkan sakit pinggang, sakit punggung atau yang lainyya bahkan bisa mengakibatkan perubahan bentuk tubuh.
5.     Faktor Psikososial, misalnya suasana kerja yag monoton, hubungan kerja yang kurang baik, upah yang terlalu rendah, tempat kerja yang terpencil, akan mengakibatkan stres pada karyawan, dan perubahan tingkah laku, tidak bisa mengambil keputusan, tekanan darah meningkat yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja.
Jenis-jenis penyakit akibat kerja:
1.     Penyakit kulit dan penyakit paru, biasanya terjadi alergi pada kedua organ tersebut.
2.     Penyakit hati dan gastro-intestina (lambung dan usus) kanker hati sering terjadi karena uap vinilklorid
3.     Penyakit saluran urogenital (saluran kemih, organ reproduksi)
4.     Penyakit hematologik (darah)
5.     Penyakit kardiovaskuler (jantung dan saluran darah)
6.     Penyakit muskuloskeletal (otot dan kerangka tubuh)
7.     Gangguan pada organ pendengaran (telinga)
8.     Gangguan pada organ penglihatan (mata)
9.     Gangguan susunan saraf
10.   Stress
11.   Infeksi
12.   Keracunan
Deteksi penyakit akibat kerja, deteksi atau mendiagnosa penyakit akibat kerja perlu dilakukan 2 hal yaitu monitoring kesehatan tenaga kerja melalui pemeriksaan kesehatan dan pemantauan atau monitoring lingkungan kerja terhadap faaktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan tenaga kerja.
Dampak penyakit akibat kerja, bagi tenaga kerja: kehilangan atau menurunnya kemampuan kerja, kehilangan pekerjaan, tidak mampu bekerja untuk sementara waktu, cacat sebagian atau cacat total, meninggal dunia. Bagi pengusaha: memerlukan biaya pengobatan yang tinggi, mengurangi banyak waktu kerja, kegiatan lebih banyak kuratif, terbuang waktu untuk mengurus pengobatan dan pembayaran kompensasi, meningkatnya waktu kerja yang hilang, menurunnya image perusahaan, menurunnya motivasi kerja.
Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) adalah upaya memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat kepada pekerja/buruh/danatau orang lain yang berada di tempat kerja  yang engalami sakit atau cidera di tempat kerja.
Standar isi kotak P3K adalah
·                 Kasa Steril
·                 Perban
·                 Plester 1,25 cm
·                 Plester cepat
·                 Kapas
·                 Kain segitiga / mittela
·                 Gunting
·                 Peniti
·                 Sarung tangan sekali pakai berpasangan
·                 Masker
·                 Pinset
·                 Lampu senter
·                 Gelas Cuci Mata
·                 Kantong Plastik Bersih
·                 Aquades
·                 Povidon Iodin
·                 Alkohol 70 %
·                 Baku Panduan
Kasus kecelakaan atau gangguan dalam kegiatan di alam terbuka
·                 Pingsan (syncope/collapse)
·                 Shock
·                 Luka Bakar
·                 Luka Terbuka atau Pendarahan
·                 Mimisan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memproses Buku Besar

 Buku besar atau ledger merupakan tahapan kegiatan setelah membuat buku jurnal.  Proses membidahbukukan dari jurnal ke buku besar disebut po...