MENGHITUNG SIMPANAN DANA TABUNGAN DAN SIMPANAN DANA DEPOSITO
BAB 6
A.
SIMPANAN TABUNGAN
1.
Pengertian Simpanan Tabungan
Simpanan tabungan adalah produk
simpanan di bank yang penyetoran maupun penarikannya dapat dilakukan kapan
saja. Hampir setiap orang merasa wajib memiliki tabungan di bank. Tabungan di
bank tidak saja digunakan untuk menyimpan uang di bank tetapi juga ditambah
dengan fasilitas lain yang sebetulnya sudah agak di luar maksud menabung,
misalnya fasilitas auto debet, fasilitas ATM, transfer, dan lainnya.
2.
Alat-Alat Penarikan Tabungan
Ada dua macam perhitungan bunga
tabungan, yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk
a.
Bunga Tunggal
Bunga tunggal adalah bunga yang
diperoleh dari perhitungan tingkat bunga dikali pokok simpanan. Jika
menggunakan rumus adalah:
Keterangan:
B :Bunga
M :Modal
i :
Prosentase bunga
t :
waktu
Ma : Modal Akhir
b.
Bunga majemuk
Bunga majemuk adalah bunga yang
diperoleh dari perhitungan tingkat bunga dikali pokok ditambah bunga. Jika
menggunakan rumus:
Keterangan:
Mn :
Modal setelah menabung
M :
Modal
i : prosentase bunga
n :
waktu
3.
Rekening Koran Tabungan
Ada dua rekening koran tabungan
berdasarkan lama bunga, yaitu rekening koran tabungan secara bulanan dan
tabungan rekening koran secara
setengah) bulanan.
Rekening koran tabungan secara
bulanan lama berbunga dihitung dalam bulanan. Jadi setahun dihitung 12 bulan.
Ketentuan menyusun rekening koran
tabungan secara bulanan sebagai berikut:
1. Saldo
simpanan awal sebagai pembukaan rekening koran dihitung mulai sejak tanggal 1
Januari dan ditutup tanggal 31 Desember
2. Pengambilan
dihitung bunganya mulai sejak tanggal 1 bulan pemgambilan sampai dengan 31
Desember penutupan akhir tahun
3. Penyetoran
atau tabungan dihitung bunganya mulai sejak satu bulan setelah bulan penyetoran
sampai dengan 31 Desember
4. Jika
terjadi ambilan di dahului oleh penyetoran pada bulan yang sama, maka untuk
pengambilan pada bulan itu sampai jumlah penyetoran yang mendahuluinya, akan
dibebani dengan bunga yang sama lamanya dengan jumlah setoran.
5. Apabila
terjadi setoran didahului ambilan atau setoran dulu baru ambilan pada bulan
yang sama, maka ambilan untuk ambilan setoran untuk setoran, jadi ketentuan 4
tidak digunakan.
6. Bunga
dihitung dari rupiah penuh atau bagian dari rupiah tidak mandapat bunga. Hal
ini perlu diingat sewaktu menghitung bilangan bunga.
7. Bilangan
bunga dihitung dengan M (modal kali bulan), jado tidak dibagi perseratus.
8. Perhitungan
bunga dilakukan dengan menyusun rekening koran bentuk stafel, dengan cara
progresif.
B.
PENGERTIAN SIMPANAN DEPOSITO (TIME DEPOSIT)
Simpanan deposito (Time Deposit) adalah salah satu tempat
bagi nasabah untuk melakukan investasi dalam bentuk surat-surat berharga.
Pemilik deposito disebut deposan. Kepada setiap deposan akan diberikan imbalan
bunga atas depositonya. Bagi bank, bunga yang diberikan kepada para deposan
merupakan bunga tertinggi, jika dibandingkan dengan simpanan giro atau
tabungan, sehingga deposito oleh bank dianggap sebagai dana mahal.
Pengertian simpanan deposito menurut
UU N0 10 tahun 1998 adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan
pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dan bank.
Penarikan hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu maksudnya adalah jika
nasabah deposan menyimpan uangnya dalam jangka waktu 3 bulan, maka uang
tersebut baru dapat dicairkan setelah jangka waktu tersebut berakhir dan sering
disebut tanggal jatuh tempo.
Sarana atau alat untuk menarik uang
yang disimpan di deposito sangat bergantung dari jenis depositonya. Sebagai
contoh untuk deposito berjangka, penarikannya menggunakan bilyet deposito. Saat
ini jenis-jenis deposito yang ditawarkan oleh bank dan ada di masyarakat adalah
deposito berjangka, sertifikat deposito, dan deposit on call.
1.
Deposito Berjangka
Deposito berjangka dalah deposito
yang diterbitkan menurut jangka waktu tertentu. Jangka waktu deposito biasanya
bervariasi mulai 1, 2, 3, 6, 12, 18 sampai dengan 24 bulan. Deposito berjangka
diterbitkan atas nama baik perorangan maupun lembaga. Artinya di dalam bilyet
deposito tercantum nama seseorang atau lembaga.
Jumlah nominal deposito berjangka
yang diinginkan biasanya dalam bentuk bulat. Untuk menarik minat para deposan
biasanya bank menyediakan berbagai intensif atau bonus. Intensif dapat berupa special rate (bunga lebih tinggi dari
bunga yang berlaku umum) maupun untensif lainnya, seperti cideramata atau yang
lainnya. Intensif juga dapat diberikan kepada nasabah yang loyal terhadap bank
tersebut.
Selain diterbitkan dalam mata uang
rupiah, deposito berjangka juga diterbitkan dalam mata uang asing. Deposito
berjangka yang diterbitkan dalam valuta asing, biasanya diterbitkan oleh bank
devisa. Perhitungan penerbitan, pencairan, dan bunga dilakukan menggunakan kurs
devisa umum. Penerbitan deposito berjangka dalam valuta asing biasanya
diterbitkan dalam valuta asing yang kuat seperti US dollar, Yen Jepang, atau DM
Jerman.
2.
Sertifikat Deposito
Sertifikat deposito adalah deposito
yang diterbitkan dengan jangka waktu 2, 3, 6, dan 12 bulan. Sertifikat deposito
diterbitkan atas unjuk dalam bentuk sertifikat. Maksudnya di dalam sertifikat
deposito tidak tertulis nama seseorang atau badan hukum tertentu. Di samping
itu, sertifikat deposito dapat diperjualbelikan pada pihak lain. Pencairan
bunga sertifikat deposito dapat
dilakukan di muka, setiap bulan atau jatuh tempo, baik tunai maupun
nontunai. Dalam praktiknya, kebanyakan deposan mengambil bunga di muka.
3. Deposit on Call
Deposit
on call adalah deposito yang berjangka waku minimal 7 hari dan paling lama
kurang dari 1 bulan. Diterbitkan atas nama dan biasanya dalam jumlah yang
besar. Atau tergantung bank yang bersangkutan. Pencairan bunga dilakukan pada
saat pencairan deposit on call dan sebelum deposit on call dicairkan
terlebih dahulu 3 hari sebelumnya nasabah sudah memberitahukan bank penerbit.
Daftar Pustaka
Syarif,Agus.2017.Perbankan Dasar,Bandung:HUP
Dengan materi diatas saya lumayan paham bu tpi ada sedikit yang kurang paham.
BalasHapusCara menjelaskan lumayan ringkas dan mudah dipahami
Saya kurang mengerti dengan bagaimana cara menghitung bunga tunggal dan majemuk karena tidak ada contoh soalnya
Saya lebih mengerti dengan pengertian’’nya